Rabu, 06 Januari 2010

Antivirus Terbaik Tengah tahun 2009 versi PC Security Labs

|0 komentar

Antivirus Terbaik Tengah tahun 2009 versi PC Security Labs


PCSL Total Protection Test 2009

Cukup lama saya tidak menulis tentang perkembangan Test antivirus terbaik di tahun 2009 ini. Belum lama ini, salah satu lembaga Independen pengetest Antivirus (PC security Labs ) kembali mengeluarkan hasil test terbarunya yang menyertakan 23 produk Antivirus/Security.

Pada PCSL Total Protection Test 2009 ini, beberapa vendor antivirus (security) baru ikut bergabung. Bagaimana Hasilnya ?

Test pada tengah tahun 2009 ini diramaikan dengan bergabungnya beberapa vendor antivirus baru yaitu : Sunbelt, Micro World, Tall Emu dan Sophos. Juga ada tambahan 5 produk lagi, tetapi masih melakukan test secara internal.

PCSL Total Protection Test bertujuan mengetes secara komprehensif kemampuan pertahanan Antivirus dari berbagai virus, worm, trojan dan malware security lainnya. Test mencakup tiga bagian : Static Test, Dymanic Test dan False Positive Test (test kesalahan deteksi).

Secara Keseluruhan, ada 23 produk berbeda yang ikut dalam test. Semua produk di update terakhir tanggal 22 Juli 2009. Malware yang digunakan berjumlah 3132 dan juga sejumlah file aman (bersih) yang cukup banyak untuk mengetest kesalahan deteksi (false positive).

malware-list-pcsl

Hasil selengkapnya adalah sebagai berikut. Berikut adalah hasil total deteksi produk dari sample malware sejumlah 3132 baik dengan Static Test dan Dynamic Test.

# Nama Produk Vendor Static Dynamic Total %
1 Online-Armor ++ Tall Emu 3129 3 3132 100
2 a-squared Anti-Malware 4.5 Emsisoft 3129 2 3131 99.97
3 Panda Internet Security 2010 Panda 3128 2 3130 99.94
4 Avira Premium Security Suite 9 Avira 3127 1 3129 99.90
5 IKARUS virus utilities T3 IKARUS 3126 1 3127 99.84
6 G DATA Internet Security 2010 GDATA 3118 3 3121 99.65
7 TrustPort PC Security 2009 Trust Port 3109 11 3120 99.62
8 Kaspersky Internet Security 2010 Kaspersky 3028 91 3119 99.58
9 Jiangmin Antivirus KV2009 Jiangmin 2899 212 3111 99.33
10 Sophos Anti-Virus Sophos 3041 69 3110 99.30
11 BitDefender Total Security 2009 BitDefender 3011 73 3084 98.47
12 Twister Anti-TrojanVirus Fileseclab 2687 395 3082 98.40
13 Trend Micro Internet Security 2009 Trend Micro 3005 70 3075 98.18
14 F-Secure Internet Security 2009 F-Secure 2957 106 3063 97.80
15 Quick Heal Total Security 2009 Quick Heal 2972 85 3057 97.61
16 eScan Internet Security Suite Micro World 2992 31 3023 96.52
17 VIPRE Antivirus+Antispyware Sunbelt 2952 56 3008 96.04
18 VBA32 Antivirus VBA32 2952 34 2986 95.34
19 ArcaVir 2009 Internet Security ArcaBit 2872 70 2942 93.93
20 Kingsoft Internet Security 2009 Kingsoft 2632 189 2821 90.07
21 Dr.Web® Security Space Dr.Web 2682 102 2784 88.89
22 Simple Antivirus v2.1 Finport 1508 187 1695 54.12
23 Spy Emergency 2009 NETGATE 1251 439 1690 53.96

Berikut Hasil total score, dengan mempertimbangkan nilai kesalahan deteksi ( False Positive).

# Nama Produk Total Deteksi Kesalahan (FP) Total Score
1 Kaspersky Internet Security 2010 3119 0 99.58
2 IKARUS virus utilities T3 3127 1 99.54
3 Online-Armor ++ 3132 2 99.52
4 a-squared Anti-Malware 4.5 3131 2 99.49
5 Panda Internet Security 2010 3130 2 99.46
6 Avira Premium Security Suite 9 3129 3 99.30
7 G DATA Internet Security 2010 3121 3 99.05
8 Jiangmin Antivirus KV2009 3111 2 98.85
9 Sophos Anti-Virus 3110 7 98.39
10 TrustPort PC Security 2009 3120 19 98.32
11 Twister Anti-TrojanVirus 3082 1 98.10
12 BitDefender Total Security 2009 3084 3 97.87
13 F-Secure Internet Security 2009 3063 0 97.80
14 Quick Heal Total Security 2009 3057 1 97.30
15 Trend Micro Internet Security 2009 3075 8 97.23
16 eScan Internet Security Suite 3023 3 95.92
17 VIPRE Antivirus+Antispyware 3008 6 95.20
18 VBA32 Antivirus 2986 7 94.44
19 ArcaVir 2009 Internet Security 2942 7 93.03
20 Kingsoft Internet Security 2009 2821 0 90.07
21 Dr.Web® Security Space 2784 3 88.29
22 Spy Emergency 2009 1690 1 53.66
23 Simple Antivirus v2.1 1695 5 53.34

Dari Total Score, terlihat Kaspersky Internet Security 2010 unggul tipis dari beberapa produk lainnya, hal ini terutama ditunjang oleh tidak adanya kesalahan deteksi dari Kaspersky. Score yang lebih dari 95 di beri penghargaan Excellent ( 5 bintang) oleh PCSL.

Perbandingan Security Suites Bulan Maret 2008

|0 komentar

Perbandingan Security Suites Bulan Maret 2008

Organisasi/Lembaga pengetest Antivirus Independen (AV-Test.org) di bulan Maret ini kembali melakukan test terbarunya terhadap 30 Antivirus. Test ini tidak berfokus pada pendeteksian antivirus, tetapi pada malware. Berdasarkan laporannya, di bulan Januari dan Februari tahun 2008 saja, AV-Test.org telah menemukan contoh sekitar 1.1 Juta unik malware yang menyebar di Internet. Sebagai perbandingan di tahun 2005 saja hanya ditemukan sekitar 330.000 dan 972.000 di tahun 2006, sedangkan sampai tahun 2007 ditemukan hampir 5.490.000 malware.

Kategori Pengetesan meliputi:

  • Detection of malware (On-Demand) Total 1,130,556 samples
  • Recognize Ad-/Spyware (On-Demand) Total 83,054 samples
  • False positives good with 100,000 files
  • Scanning speed
  • Proactive detection (3,500 samples in Respektive test, 20 samples to the analysis)
  • Response times to new, widespread malware (55 samples in 2007 and 3 in 2008)
  • Rootkit detection (12 already active pests)
  • Malware Cleanup (20 active pests clean Detect and Remove)

Pengetesan dilakukan di platform Windows XP SP2 update terakhir 1 Maret 2008 dengan produk Security Suites terbaik di tahun 2008 (termasuk AVG Internet Security 8.0 dan ESET Smart Security).


Malware and Spyware Signature Test


malware spyware test

Scanning Speed and Proactive Detection


Scanning speed and proactive detection

Respond Time and Rootkit Detection


Respond Time and Rootkit Detection

False Positive and Malware Cleanup


False positive and malware cleanup


Kesimpulan

Untuk menilai mana yang terbaik tidak mudah, karena hasil terbaik untuk setiap test tidak selalu sama. Tetapi berdasarkan score yang dihasilkan, 5 produk terbaik adalah : Symantec’s Norton , AntiVir, NOD32, Sophos dan Trend Micro.

Selasa, 05 Januari 2010

ip address 127

|0 komentar

Alamat Loopback 127.0.0.1

127.0.0.1 is otherwise known as the loopback address. 127.0.0.1 adalah yang dikenal sebagai alamat loopback. This is also an IP address that is designated to a computer on a network. Ini juga merupakan alamat IP yang ditetapkan untuk sebuah komputer di jaringan. Every computer on a network should have a unique IP address so that it can be identified on the network. Setiap komputer di dalam sebuah jaringan harus memiliki alamat IP yang unik sehingga dapat diidentifikasi pada jaringan. As with IP addresses, the loopback address also specifies which computer should receive a requested packet of data. Seperti pada alamat IP, alamat loopback komputer yang juga menentukan harus menerima paket data yang diminta.

However, the loopback address is categorized under a special group of IP addresses that will not usually be assigned at random to computers on a network. Namun, alamat loopback dikategorikan dalam kelompok khusus alamat IP yang biasanya tidak akan diberikan secara acak untuk komputer pada jaringan. Defined by RFC 3330 by the Internet Engineering Task Force, this address along with 12 others has been designated for special purposes. Didefinisikan oleh RFC 3330 oleh Internet Engineering Task Force, alamat ini bersama dengan 12 orang lain telah ditetapkan untuk tujuan khusus.

This simply means that no computer on any network can have an IP address of 127.0.0.1. Ini berarti bahwa tidak ada komputer di jaringan apapun dapat memiliki alamat IP 127.0.0.1. If a router or any other network gateway gets a packet intended for this and other special address, that device is required to drop that packet. Jika sebuah router atau gateway jaringan lainnya mendapatkan sebuah paket yang ditujukan untuk ini dan alamat khusus lainnya, perangkat yang diperlukan untuk menjatuhkan yang paket.

The Purpose of the Loopback Address Tujuan Loopback Address

The name given to 127.0.0.1 also gives its purpose away. Nama yang diberikan untuk 127.0.0.1 juga memberikan tujuan pergi. The term 'loopback' already hints at the purpose for this address. Istilah 'loopback' sudah petunjuk pada tujuan untuk alamat ini. This IP address refers the very computer sending out the packets. Alamat IP ini mengacu pada komputer yang sangat mengirim paket. For example, you type the command: Misalnya, Anda mengetik perintah:
ping 127.0.0.1 ping 127.0.0.1

Your computer will send out four packets and will receive four packets in return with a 0% loss report. Komputer Anda akan mengirimkan empat paket dan akan menerima empat paket dalam kembali dengan kerugian 0% laporan. This simply means that your computer sent out four packets of data to itself and received all four packets back, thus the name for this special address. Ini berarti bahwa komputer Anda mengirimkan empat paket data untuk dirinya sendiri dan menerima semua empat paket kembali, sehingga nama alamat khusus ini.

If you get 0% loss on this ping request then you know that your network interface card is working. Jika Anda mendapatkan 0% kerugian pada permintaan ping ini maka Anda tahu bahwa kartu jaringan Anda bekerja. You also know that the drivers for that device also work and that your computer's TCP/IP is functioning as well. Anda juga tahu bahwa driver untuk perangkat yang juga bekerja dan bahwa komputer Anda TCP / IP yang berfungsi juga. As you might have guessed, this special IP address is primarily designated to test your own computer. Seperti yang sudah bisa anda duga, alamat IP khusus ini terutama ditujukan untuk menguji komputer sendiri.

setting ulang jaringan

|0 komentar

Melakukan Perbaikan Dan Atau Setting Ulang Koneksi Jaringan

Memperbaiki Konektifitas Jaringan pada PC yang Bermasalah

Persiapan untuk melakukan perbaikan konektifitas jaringan pada komputer client yang bermasalah harus terlebih dahulu mengetahui peralatan-peralatan yang akan digunakan dan dibutuhkan dalam jaringan tersebut. Selain peralatan dalam proses perbaikan konektifitas kita juga harus mengetahui jenis topologi jaringan yang digunakan oleh komputer client tersebut. Hal ini dilakukan agar dalam proses persiapan dan proses perbaikan kita tidak menggunakan sistem trial and error yang berarti kita hanya mencoba-coba saja tanpa mengetahui permasalahan yang dihadapi sebenarnya. Pada pembahasan berikut akan membahas tentang persiapan perbaikan konektiftas pada jaringan dengan topologi Bus dan Star. Alasan pembahasan hanya pada jaringan dengan topologi Bus dan Star karena kedua jaringan paling bayak digunakan.

1. Persiapan Perbaikan Konektivitas pada Jaringan dengan Topologi Bus

Merupakan topologi fisik yang menggunakan kabel Coaxial dengan menggunakan T-Connector dengan terminator 50 ohm pada ujung jaringan. Topologi bus menggunakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup serta sepanjang kabel terdapat node-node.

Karakteristik topologi Bus adalah:

  • merupakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat node-node.
  • Paling prevevalent karena sederhana dalam instalasi
  • Signal merewati 2 arah dengan satu kabel kemungkinan terjadi
    collision (tabrakan data atau tercampurnya data).
  • Permasalahan terbesar jika terjadi putus atau longgar pada salah
    satu konektor maka seluruh jaringan akan berhenti
  • Topologi Bus adalah jalur transmisi dimana signal diterima dan
  • dikirim pada setiap alat/device yang tersambung pada satu garis lurus (kabel), signal hanya akan ditangkap oleh alat yang dituju, sedangkan alat lainnya yang bukan tujuan akan mengabaikan signal tersebut/hanya akan dilewati signal.

Persiapan yang dilakukan adalah dengan mempersiapkan peralatannya. Peralatan atau bahan yang dibutuhkan untuk jaringan dengan Topologi Bus adalah:

a) Kartu Jaringan (Network Interface Card/ LAN Card)

Sebuah kartu jarinagn (LAN Card) yang terpasang pada slot ekspansi pada sebuah motherboard komputer server maupun workstation (client) sehingga komputer dapat dihubungkan kedalam sistem jaringan. Dilihat dari jenis interface-nya pada PC terdapat dua jenis yakni PCI dan ISA.

b) Kabel dan konektor

Kabel yang digunakan untuk jaringan dengan topologi Bus adalah menggunakan kabel coaxial. Kabel coaxial menyediakan perlindungan cukup baik dari cross talk ( disebabkan medan listrik dan fase signal) dan electical inteference (berasal dari petir, motor dan sistem radio) karena terdapat semacam pelindung logam/metal dalam kabel tersebut.
Jenis kabel coaxial diantaranya kabel TV (kabel Antena), thick coaxial dan thin coaxial kecepatan transfer rate data maximum 10 mbps.

Kabel Coaxial atau kabel RG-58 atau kabel 10base2 (ten base two) memiliki jangkauan antara 300 m dan dapat mencapai diatas 300m dengan menggunakan repeater. Untuk dapat digunakan sebagai kabel jaringan harus memenuhi standar IEEE 802.3 10BASE2, dengan diameter rata-rata berkisar 5 mm dan biasanya berwarna gelap.

Konektor yang digunakan dalam jaringan Topologi Bus adalah dengan menggunakan konektor BNC. Konektor BNC ada 3 jenis yakni:

  • Konektor BNC Konektor BNC yang dipasangkan pada ujung-ujung kabel coaxial.
  • TerminatorBNC Konektor BNC dipasangkan pada ujung-ujung Jaringan dengan Topologi Bus yang memiliki nilai hambatan 50 ohm.
  • TBNC Adalah konektor yang dihubungkan ke kartu jaringan (LAN Card) dan ke Konektor BNC ataupun ke terminator untuk ujung jaringan.

2. Persiapan Perbaikan konektifitas pada Jaringan dengan topologi Star

Topologi Star adalah topologi setiap node akan menuju node pusat/ sentral sebagai konselor. Aliran data akan menuju node pusat baru menuju ke node tujuan.

Topologi ini banyak digunakan di berbagai tempat karena memudahkan untuk menambah, megurangi dan mendeteksi kerusakan jaringan yang ada. Panjang kabel tidak harus sesuai (matching). Kerugian terjadi pada panjang kabel yang dapat menyebabkan (loss effect) karena hukum konduksi, namun semua itu bisa diabaikan.

Karateristik topologi Star adalah:

  • Setiap node berkomunikasi langsung dengan central node, traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
  • Mudah dikembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node.
  • Keunggulan jika terjadi kerusakan pada salah satu node maka hanya pada node tersebut yang terganggu tanpa mengganggu jaringan lain
  • Dapat digunakan kabel lower karena hanya menghandle satu traffic node dan biasanya menggunakan kabel UTP.

Persiapan yang harus dilakukan adalah mempersiapkan peralatannya. Peralatan atau bahan yang dibutuhkan untuk jaringan dengan Topologi Bus adalah:

1. Kartu Jaringan (Network Interface Card/ LAN Card)

Sebuah kartu jaringan (LAN Card) yang terpasang pada slot ekspansi pada sebuah motherboard komputer server maupun workstation (client) sehingga komputer dapat dihubungkan kedalam sistem jaringan. Dilihat dari jenis interface-nya untuk jaringan menggunakan topologi star menggunakan kartu jaringan jenis PCI.

2. Kabel dan Konektor

Kabel yang digunakan dalam Jaringan dengan topologi star adalah UTP (Unshielded Twisted Pair). Merupakan sepasang kabel yang dililit satu sama lain dengan tujuan mengurangi interferensi listrik yang terdapat dari dua, empat atau lebih pasang (umumnya yang dipakai dalam jaringan adalah 4 pasang / 8 kabel). UTP dapat mempunyai transfer rate 10 mbps sampai dengan 100 mbps tetapi mempunyai jarak pendek yaitu maximum 100m. Umumya di Indonesia warna kabel yang terlilit adalah (orangeputih orange), (hijau-putih hijau), (coklat-putih coklat) dan (biruputih biru).

Konektor yang digunakan dalam jaringan Topologi star dengan kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) yakni menggunakan konektor RJ 45 dan untuk mengepres kabel menggunakan tang khusus yakni Cramping tools.

Memperbaiki Konektifitas Jaringan pada PC

Perbaikan konektifitas merupakan tindakan untuk memperbaiki atau menghubungkan komputer client dengan komputer jaringan. Tindakan yang dilakukan adalah termasuk pemasangan dan konfigurasi ulang perangkat yang diganti.

Pada pembahasan berikut akan membahas pada perbaikan konektifitas pada jaringan dengan Topologi Bus dan Topologi Star. Hal ini dilakukan untuk lebih memperdalam bahasan sesuai dengan kegiatan belajar yang pertama.
Tindakan perbaikan konektifitas jaringan melalui beberapa tahap yakni:

1) Pemasangan Kartu Jaringan (LAN Card) pada Motherboard

Pemasangan Kartu jaringan pada motherboar disesuaikan dengan kartu jaringan yang dimiliki apakah menggunakan model ISA atau PCI. Kartu jaringan model ISA tidak dapat dipasangkan pada slot PCI dan sebaliknya. Jadi pemasangan kartu jaringan harus sesuai dengan slot ekspansinya. Karena ukuran slot ekspansi yang tidak sama maka mempermudah dalam pemasangan sehingga tidak mungkin tertukar. Pemasangan kartu jaringan dapat dilakukan pada slot manapun selama slot tersebut tidak dipakai oleh komponen lain atau masih kosong. Karena apabila anda memindah komponen yang sudah ada maka saat menghidupkan komputer windows akan mendeteksi ulang pada seluruh komponen sehingga akan melakukan inisialisasi ulang ini terjadi pada windows 98, Windows 2000 dan windows XP.

2) Pemasangan Kabel pada Konektor

  • Pemasangan Kabel Coaxial dan Konektor BNC
    Pemasangan Kabel Coaxial dan konektor BNC harus dilakukan dengan hati-hati jangan sampai terjadi short atau hubung singkat karena dapat menyebabkan kabel yang kita buat membuat sistem jaringan menjadi down. Pengecekan apakah kabel tersebut dalam kondisi yang baik atau tidak putus ditengah juga harus dilakukan karena ini juga sebagai antisipasi supaya tidak terjadi kegagalan konektifitas. Pengecekan dapat dilakukan dengan multimeter pada kedua ujung apakah ada short atau putus tidak. Jika tidak ada maka dapat dilakukan penyambungan Kabel Coaxial pada konektor BNC. Setelah selesai penyambungan Kabel Coaxial pada konektor BNC harus di cek lagi apakah ada short atau putus dalam kabel tersebut dengan menggunkan multimeter.
  • Pemasangan Kabel UTP dan Konektor RJ 45
    Pemasangan Kabel UTP dan Konektor RJ 45 untuk jaringan susunan kabel harus dilakukan standarisasi dengan tujuan untuk mempermudah dalam penambahan jaringan baru tanpa harus melihat susunan yang dipakai jika telah menggunakan standarisasi pengurutan kabel UTP ke konektor RJ 45.

Pengkabelan menggunakan Kabel UTP terdapat dua metode yaitu:

1. Kabel Lurus (Straight Cable)
Kabel lurus (Straight Cable) adalah sistem pengkabelan antara ujung satu dengan yang lainnya adalah sama. Kabel lurus (Straight Cable) digunakan untuk menghubungkan antar workstation (Client) dengan Hub/Switch.

2. Kabel Silang (Crossover Cable)
Kabel Silang (Crossover Cable) adalah sistem pengkabelan antara ujung satu dengan yang lainnya saling disilangkan antar pengiriman (Transmiter) data dan penerima (Resiver) data. Kabel pengiriman data ujung satu akan diterima oleh penerima data pada ujung kedua begitupula sebaliknya penerima data satu merupakan pengirim data ujung kedua. Kabel Silang (Crossover Cable) digunakan untuk menghubungkan Hub/Switch dengan Hub/Switch atau antar dua komputer tanpa menggunakan hub.

3) Pemasangan Konektor pada sistem Jaringan

  • Pemasangan Kabel Coaxial dengan konektor BNC pada Jaringan dengan topologi Bus
    Pemasangan Kabel Coaxial dengan konektor BNC pada Jaringan dengan topologi Bus yang menggunakan T-Connector dengan terminator 50 ohm pada ujung jaringan. Topologi bus menggunakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat node-node.
  • Pemasangan Kabel UTP dengan Konektor RJ 45 pada Jaringan dengan Topologi Star
    Pemasangan Kabel UTP dengan konektor RJ 45 pada Topologi Star adalah setiap node akan menuju node pusat/ sentral sebagai konselor. Aliran data akan menuju node pusat baru menuju ke node tujuan. Topologi ini banyak digunakan di berbagai tempat karena memudahankan untuk menambah, megurangi atau mendeteksi kerusakan jaringan yang ada.

4) Seting konfigurasi (penginstalan driver kartu jaringan, pemilihan Protocol, Pengisian IP Address, subnet mask dan workgroup.

Apabila secara hardware semua telah terpasang dengan baik maka langkah selanjutnya adalah konfigurasi secara software yang dapat dilakukan dengan cara:

a) Penginstallan Driver Kartu Jaringan (LAN Card)
Penginstalan driver dilakukan apabila kartu jaringan belum terdeteksi dikarenakan tidak suport Plug and Play (PnP). Hal ini disebabkan karena driver dari sistem operasi (98/Me) yang digunakan tidak ada sehingga memerlukan driver bawaan dari kartu jaringan tersebut. Cara yang dapat dilakukan adalah dengan cara:
Klik start pada windows 98/me >> setting >> Control Panel

b) Pemilihan Protocol
Biasanya setelah melakukan instalasi kartu jaringan (LAN Card) dengan baik secara otomatis akan memasukkan protocol TCP/IP dikotak dialog tersebut ( Gambar 21) namun apabila belum maka dapat dilakukan cara-cara berikut:

c) Pengisian IP Address dan Subnetmask
IP Address merupakan alamat komputer yang unik dalam sistem jaringan. Karena dalam sistem jarigan yang dituju adalah IP Address sehingga jika terjadi IP Address yang sama maka kedua komputer cross penggunaan alamat yang sama.

Kelas Alamat IP Address

IP Address dikelompokkan menjadi lima kelas; Kelas A, Kelas B, Kelas C, Kelas D, dan Kelas E. Perbedaan pada tiap kelas tersebut adalah pada ukuran dan jumlahnya. IP Kelas A dipakai oleh sedikijaringan, tetapi jaringan ini memiliki jumlah host yang banyKelas C dipakai untuk banyak jaringan, tetapi jumlah host sedikit, Kelas D dan E tidak banyak digunakan. Setiap alamat IP terdiri dari dua field, yaitu:

  • Field NetId; alamat jaringan logika dari subnet dimana komputer dihubungkan
  • Field HostId; alamat device logical secara khusus digunakan untuk mengenali masing-masing host pada subnet.

d) Pemilihan Workgroup
Pemilihan workgroup untuk menentukan kelompok mana yang kita hubungai. Workgroup dapat juga disebut nama Jaringan yang ada jadi untuk masuk sistem harus menuju ke nama jaringan yang dituju apabila tidak maka juga tidak masuk dalam sistem jaringan tersebut.

Kamis, 24 Desember 2009

About Me :)

|2 komentar
Nama gua itu Nanta Hadijah :) panggil aja nanta ya.
lahir 22 september 1993 di PADANG SIDIMPUAN (rumah sakit INANTA) :D
gua anak pertama dari dua bersaudara..:D
orangnya asyik..heboh,usil...klo di bilang manja? iya gua emang manja :D maklum lah gua anak pertama..gua punya adek pas gua uda umur 5 tahun,,jadi selama 5 tahun itu gua lah yang slalu di sayang :D apa yang gua minta slalu di turutin..bahkan sampe gue gede gini kayaknya :D
tapi manja gua terarah ya..walaupun gua manja,orang ngejekin gua anak manja bukan berarti gua kayak anak-anak ya...dewasanya dikit-dikit masi ada kok :P

asal usul nama ku "nanta dari INANTA" Dan hadijah "dari ibu hadijah mamanya dari dokter tempat aku dilahirkan"
nama ku "nanta hadijah" yang dihadiahkan oleh "DR.azis".
katanya sih kenangan-kenangan gitu :D #cieilah :D
sebagai tanda persahabatan katanya.... *pret* (unik g' sih) #g'ya :( hahaha

gua punya hobby banyak banget...paling suka jalan-jalan..
misalnya klo ada tempat wisata baru pengen tau banget tu..gimana suasana tempatnya :D bagus g' :D
hobby baca novel :) klo misalnya ke toko buku ..yang pertama gua cari rak novel :P. dan misalnya klo orang ngasi hadiah sama gua...gua lebih ngehargain banget klo ngasi novel :D
misalnya hadiah valentine kan..cowok kebanyakan ngasih pacarnya itu boneka/coklate/bunga...tapi gua lebih suka atau lebih romantis klo dia ngasih gua novel...:P *cieleh* hahaha
aneh banget ya :D
trus hobby online...tapi klo uda online suka lupa waktu :D (uda kayak saykoji aja) hahaha
emang iya klo uda online itu suka lupa waktu... apa lagi klo buka facebook..chat sama orang asyik..komen status yang asik...twitter juga gitu klo ada status di timeline yang asyik..di RT tu :D truss berlanjut-berlanjut akhirnya g' trasa waktu itu da malam lah..:D
pernah gua seharian itu online dari gua bangun sampe gua mau tidur malam lagi. :D (g mandi-mandi jorok ya) haha
maklumlah waktu tu gua lagi galau :D
trus hobby juga ngusilin orang :D biasalah gua tu kan orangnya jail...paling heboh..paling ribut :D
hobby ngegalau :D hobby main games..:D ni uda sama kayak online seharian main games gua juga tahan tanpa makan :D hahaha

klo sekolahhhh????

SD Dulu gua di SDN 01 sipirok.. SMP nya ada dua :D
maklum lah orang tua gua itu suka pindah-pindah :)
yang pertama di SMPN1 Sipirok 1 semester aja terus Semester dua nya gua baru pindah ke SMPN1 Pangkalan Kerinci.

Di SMPN1 pkl.kerinci ini lah baru gua netap..
walau pun sebenarnya pindah kesini itu berat banget :(
di karnakan gua harus ninggali sahabat sahabat gua.. :( dari gua bocah ingusan sampe gua SMP :( *Sedih banget yaa*

terus.....setelah gua jalanin se...betah betah dikit lah...dan makin lama ternyata di kerinci itu juga enak ternya :)
gua juga punya sahabat baru lagi..keluara baru..guru baru..yang awalnya gua itu susah banget beradaptasi dengan lingkungannya..
yaahhhh..karna mereka rata-rata pake bahasa melayu,,padang,,ocu..dll
maklum aja ya...gua asalnya sumatra utara..bahasa sehari gua ya bahasa indonesia :) (cinta indonesia)

dan akhirnya gua pun tamat SMP..dan gua mulai dihantui kebingungan mau nyambung ke tingkat SMA or SMK ya..
cause gua iu pengen banget jadi dokter dari kecil sampe gua gede gini ya :P
gua pun nyoba ikutin test masuk SMAN 1 PKL.Kerinci,,,,dannnnnnnn
ternyataaaaaaa....


jeengggg jenggg......!!!




Gua g' masuk weeiiiii :'( #nyeseeeekkkk
sedddihhhhh banget :'( kayaknya semangat idup gua itu cuma 25% ya...
dan mama papa gua ngesupport buat masuk SMK..
pilihannya ada dua yaitu...masuk SMK farmasi di pekanbaru atau SMKN1 Pkl kerinci :)
dan gua pun milih SMKN1 Pkl.kerinci dikarnakan klo masuk SMK farmasi gua harus pisah lagi dengan beberapa orang yang gua sayang :(
dan semangat belajar buat test itu g ada,,
dan yang lucunya ....:D
gua g' semangat
tapiiiiiiiiiiiiiiii....


akhirnya guaa masukkkkkkkk ngelawan dari 1000 siswa..dan nomor urut prestasi gua 227 :D
walaupun jauh yang penting g maleseet jauh..yang di terima kan 800 orang :D
dan kebetulan jurusan yang gue ambil g' kedapatan lagi..
yang gua ambil kimia malah masuknya ke TI (TEKNIK KOMPUTER JARINGAN)
gua pun down...tapi setelah gua jalanin...jalanin..
hahaha
ternyata asyikkkkkk.....
dan inilah foto sekolahnya:)




hahah karna males upload..2 biji aja yg di upload..
disekolah gua ini banyak jurusan loh....semasa gua sihhh klo g salah 14 jurusan ya..
ada LAS,TATA BUSANA,TKJ,RPL,AKUNTANSI,KIMIA ANALIS ,KIMIAINDUSTRI,TATA BOGA,OTOMOTIF,ALAT BERAT,PERHOTELAN,PARIWISATA,ELEKTRONIKA,LISTRIK...dll..
Klo ditanya berapa kelas gua juga lupa sangkin banyaknya kelasnya :D
salut ya punya kepala sekolah kayak pak "Drs.Mulyono Saidi MPd"
pokoknya klo masuk ke SMKN1 PKL.KERINCI G BAKAL NYESAL DEH...
gurunya pada baik-baik semuua kok..
dan sekolahnya uda SBI loh ( sekolah berstandar internasional ) :)
keren kannnn :)

dan alhamdulillah 3 tahun gua lulus.......:)




alhamdulillah dapat peringkat juga.masuk 10 besar :) "rengking 9"

dan gua uda jatuh cinta sama teknik informatika gua pun bulatin tekad ngelanjut itu lagi :D
nyoba test lah masuk ke salah satu perguruan tinggi.
yaitu STMIK-AMIK RIAU,,



alhamdulillah..jebol...
ngambil S1...
Ni lagi ngejalanin masa kuliah....:)
smoga lulus 4 tahun ya...aminn :)

salam kenal dari saya nanta hadijah..
jangan bosan ya baca artikelnya :)





Rabu, 23 Desember 2009

|0 komentar

Instalasi Windows XP di Harddisk SATA

Beberapa waktu yang lalu ada teman yang datang untuk minta bantuan. Dia barusan beli notebook baru tanpa sistem operasi. Dia sudah coba install sistem operasi Windows XP di notebooknya, namun selalu saja tidak bisa. Dia bilang setelah proses aggrement drivenya tidak terdeteksi. Akhirnya notebook tersebut sampai ke meja saya.

Awalnya saya juga mencoba melakukan hal yang sama untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi. Tapi rupanya yang dibilang teman saya benar adanya. Akhirnya saya coba masuk ke BIOS, cek spesifikasi dan ketemu, rupanya ini notebook pakai SATA.

Sebelumnya saya pernah install Windows XP di desktop PC dengan harddisk SATA dan berhasil. Namun saat itu saya menggunakan disket driver SATA bawaan PC. Pada kasus ini sepertinya hal tersebut tidak mungkin saya lakukan, karena disamping tidak ada driver SATA, notebook ini juga tidak memiliki disk drive.

Akhirnya saya coba googling, dan ketemu aplikasi N-lite. Dengan aplikasi ini kita bisa melakukan re-bundling Windows XP. Dengan N-lite kita bisa menambahkan option tertentu pada proses installasi, baik patching, drivers, hotfix dll.

Untuk mem-bundle ulang installer Windows XP, anda harus memiliki :

1. Installer Windows XP,
2. Driver SATA sesuai dengan spesifikasi notebook/desktop,
3. CD blank

Oke kita mulai..

Berikut langkah-langkah bundling installer Windows XP plus driver SATA:

  • Jalankan aplikasi N-lite, jika belum memilikinya anda bisa download di sini, kemudian install.
  • Ikuti petunjuk N-lite sampai muncul pilihan tentukan patch installer Windows XP yang anda miliki, misalnya di D:\winxp-patch. Kemudian klik Next

  • N-lite akan mendeteksi installer Windows XP anda. Jika tidak ada masalah maka akan muncul informasi tentang installer yang anda gunakan. Kemudian klik Next.

  • Anda akan ditanya tentang task apa saja yang ingin dilakukan.

Anda cukup memilih drivers dan bootable ISO. Namun anda juga dapat memilih task yang lain sesuai keinginan dan kebutuhan anda. Kemudian klik Next.

  • Proses selanjutnya adalah menentukan dimana lokasi driver SATA yang sudah kita siapkan (sesuaikan dengan driver SATA pada notebook/desktop yang akan anda install).

Untuk memasukkan driver, anda cukup meng-klik button Insert. Anda akan ditanya apakah anda akan memasukkan hanya 1 file driver saja atau banyak driver. Dalam tulisan ini saya mengambil multiple drivers. Setelah anda memilih single driver atau multiple drivers, anda akan diminta untuk menentukan lokasi driver yang bersangkutan. Tentukan lokasi driver SATA anda, kemudian klik OK.

Setelah proses penentuan lokasi driver tadi, anda akan dihadapkan pada banyak pilihan driver SATA. Silahkan sesuaikan dengan jenis SATA anda. Jika anda tidak yakin yang mana, anda bisa memilih semua driver yang ditampilkan. Kemudian klik Next.

  • N-lite akan memproses semua perubahan task yang anda inginkan. Setelah proses selesai, N-lite akan menampilkan informasi terbaru dari installer Windows XP anda setelah ditambah drivers. Kemudian klik Next.

  • Proses terakhir, installer Windows XP plus Driver SATA anda siap untuk disimpan menjadi ISO file atau anda juga bisa langsung melakukan proses burning ke CD. Ingat, pilihan ini hanya akan muncul jika anda memilih bootable ISO pada proses pemilihan task sebelumnya.

  • Tunggu sampai proses burning selesai.
  • Sekarang anda dapat melakukan installasi Windows XP pada drive SATA anda menggunakan installer yang baru anda burning.

Selamat mencoba, semoga sukses.

|0 komentar

Beberapa dari teman aku, yang dapat menggunakan Sistem Operasi Windows bagaimana dengan menginstal Windows disistem komputer mereka sendiri. Mungkin bagi sebagian orang hal ini sangat mudah tetapi bagi para pengguna awam ini sangatlah sulit karena faktor kebiasaan menginstal komputernya yang kurang. Artikel ini aku pada siapa saja yang ingin belajar cara menginstal komputernya sendiri dengan benar tanpa takut melakukan kesalahan karena tutorial ini aku sertakan dengan gambar-gambar yang sangat mudah dimengerti.

Spesifikasi minimum hardware yang dibutuhkan:

  • Prosesor Pentium 1.5 Ghz/AMD yang setara
  • CDROM/DVDROM drive
  • RAM 128 MB
  1. Sebelumnya kamu membutuhkan CD master Windows XP terlebih dahulu kemudian masukan di CDROM/DVDROM kamu. Lalu restart komputer kamu, kemudian nampak tampilan seperti gambar lalu tekan tombol Delete pada keybord agar kamu dapat masuk di BIOS(Basic Input Output System) komputer. Pada beberapa jenis Mainboard harus menekan tombol F2 pada keyboard. Kamu dapat melihatnya pada perintah Press DEL to run Setup.
  2. Lalu kamu akan berada dalam BIOS kemudian pilih Boot pada menu dan pilih item Boot Device Priority seperti pada gambar.
  3. Setelah itu Kamu merubah [CDROM] pada posisi 1st Boot Device untuk boot melalui CDROM dengan menggunakan tombol +- di keyboard.Lalu tekan F10 untuk menyimpan konfigurasi kamu.
  4. Restart komputer tunggu hingga muncul tulisan seperti pada gambar lalu tekan sembarang tombol dengan cepat.
  5. Setelah pada tampilan berikut tekan Enter untuk lanjut pada proses instal atau R untuk melakukan reparasi Windows di Recovery Consule atau F3 untuk mengakhiri proses instal.
  6. Lanjut pada Lisencing Agreement tekan F8 untuk lanjut dan ESC untuk batalkan proses.
  7. Pada gambar posisi partisi belum terisi oleh sistem windows.Tekan C untuk membuat partisi baru pada harddisk dan Enter untuk menginstal.
  8. Lalu masukan berapa besar kapasitas partisi yang ingin kamu buat dalam satuan megabytes(MB) dan tekan Enter untuk membuat partisinya seperti terlihat pada gambar.
  9. Kemudian tekan Enter untuk melakukan proses instal atau Delete untuk menghapus partisi.
  10. Dan pilih NTFS file system (Quick) atau FAT file system (Quick) lalu tekan Enter.
  11. Bila proses instalasi langkah 1 → 10 benar maka akan tampil seperti gambar.
  12. Setelah itu kamu sampai pada layar berikut Click Next.
  13. Lalu isikan dengan Nama dan Organisasi Kamu kemudian tekan Next.
  14. Disini Kamu akan mengisikan Produk Key atau Serial Number dari type windows Kamu tekan Next lagi.
  15. Isikan nama komputer dan password untuk mengaksesnya lalu tekan Next.
  16. Set Time Zone pada posisi (GMT+80:00) klik Next.
  17. Typical settings: Pada option ini settingan jaringan akan dibuat default windows dan Custom settings: Untuk mensetting jaringan kamu secara manual lalu klik Next.
  18. Bila Kamu terhubung kejaringan local dengan domain pilih option Yes, lalu isi dengan nama DOMAIN yang sama dengan DOMAIN jaringan Kamu dan sebaliknya jika tidak terhubung kejaringan atau terhubung tapi tanpa DOMAIN pilih option No, sekali lagi tekan Next.
  19. Selanjutnya Kamutinggal mengklik Ok,Next,Skip dan Finish juga diminta mengisikan nama kamu. hingga Kamu berada pada tampilan Dekstop Windows seperti ini. Sekarang Kamu tinggal menginstal driver hardware CPU Kamu.
|0 komentar
Belajar merakit komputer

– TAHAPANNYA –

Dalam artikel ini kami menggunakan motherboard “ECS” type := P4M800PRO-M3 sebagai contoh.

Tahap 1. Pemasangan CPU dan CPU Cooler.
Tahap 2. Pemasangan Memory.
Tahap 3. Pemasangan Motherboard.
Tahap 4. Pemasangan IDE/SATA/FDD devices.
Tahap 5. Pemasangan Casing and Pemasangan Power Supply.
Tahap 6. Pemasangan Expansion Card.
Tahap 7. Pemasangan Kabel power dan Penghubung.
Tahap 8. Pemasangan Front Panel Header.
Tahap 9. Pemasangan Kabel pada CPU

** Jangan Hubungkan/Nyalakan listrik sebelum semua terpasang dengan baik ***

Step 1. Pemasangan CPU and CPU Cooler.

1.1. Pemasangan Intel Pentium 4 LGA775 CPU.

—-1.1.A. Pasang processor pada lubang yang ada dengan sangat hati-hati

1.2. Pemasangan CPU Cooler.

CPU Cooler

—-1.2.A. Pasang CPU Cooler di atas processor dengan pengait yang telah ada.

Connect Fan

—-1.2.B. Hubungkan CPU cooler power ke CPU_FAN connector pada motherboard untuk mencegah CPU overheating. (Panas yang tinggi pada motherboard)

Step 2. Pemasangan Memory.

install memory

—-2.1. Pastikan memory cocok/dapat digunakan pada motherboardnya.

—-2.2. Pemasangan memory satu arah, jadi tidak mungkin terbalik, pasanglah dengan hati-hati.

Step 3. Pemasangan Motherboard.

install mainboard

—-3.1. Buka salah satu tutup casing

—-3.2. Buka plat yang ada di bagian belakang, sehingga mother boardnya bisa dipasang.

—-3.3. Pasang motherboard dengan baik dan jangan lupa ada baut yang harus di pasang

Step 4. Pemasangan IDE/SATA/FDD devices.

install cd

—-4.1. Pemasangan Optical Drives-DVD-ROM/CD-ROM.
——-4.1.1. Buka cover casing bagian depan.

——-4.1.2. Buka plastik berukuran 5.25″ di depan casing. ——-4.1.3. Masukkan dan pasang optical drive, jangan lupa dibaut.

—-4.2. Pemasangan Floppy Disk Drive.
——-4.2.1. Pasang FDD ke slot dan dibaut
—-4.3. Pemasangan IDE and SATA Hard Drives

install Hardisk

——-4.3.1. Pasang hard drive di dalam casing dan jangan lupa dibaut.

Step 5. Persiapan dan Pemasangan Power Supply.

Power install

—-5.1. Buka kedua sisi casing dan pasang power supply pada tempatnya.
—-5.2. Kencangkan power supply dengan baut.

Sebaiknya gunakan power supply berukuran 300W atau lebih. Jika arus listrik kurang bisa menyebabkan kerja system tidak stabil.

Step 6. Pemasangan Expansion Card.

Expansion

—-6.1. Gunakan expansion card yang cocok dengan motherboard.
—-6.2. Buka plat, lalu masukkan expansion card.

—-6.3. Pasanglah expansion card (ditekan sampai benar-benar masuk) lalu dibaut

Step 7. Pemasangan Kabel dan Power Connector.

power connector

ATX power connector : hubungkan dengan ATX connector pada motherboard.

atx12

ATX_12V power connector : hubungkan dengan ATX_12V pada motherboard.

IDE

IDE power connector : hubungkan dengan IDE device.

fdd

FDD power connector : hubungkan dengan FDD device.

SATA power connector : hubungkan dengan SATA device.

—-7.2. Hubungkan power supply sesuai pasangannya. (seperti contoh gambar di atas).
—-7.3. Pasang kembali masing-masing casing, lalu dibaut.

Notes :
1. Kabel power connectors dan audio connectors dirancang hanya bisa digunakan untuk satu arah.

2. Setelah IDE/SATA hard dipasang, masukkan BIOS dan lakukan penyetingan.

Step 8. Connecting the Front Panel Header.

panel

FP PWR/SLP : Message/Power/Sleep LED.
PWR_SW_P/N : Power Switch.
HD_LED_P/N : IDE Hard Drive Activity LED
RST_SW-P/N : Reset Switch

Step 9. Pemasangan Ports pada casing.

Tampilan port pada casing.

port

Tampilan tidak sama pada masing-masing casing.

Setelah semua dipasang, lalu hubungkan keyboard, mouse, monitor, dll. Nyalakan komputer dan install software systemnya.