Kamis, 21 Januari 2010

Keren, HP Siapkan Printer Inkjet 3 Dimensi

|0 komentar
foto berita artikel

Pernah melihat printer 3D?

Hewlett-Packard memulai untuk membuat device printer inkjet dan laser untuk kebutuhan di rumah dan kantor. Printer tersebut akan dilengkapi dengan model plastic 3 dimensi yang memiliki proses cetak sama seperti ketika akan mencetak text di lembaran kertas. Device printer HP ini akan ditujukan untuk pasar professional desain mekanis lebih luas, dan dibandrol harga kisaran kurang dari $15,000.

“Ini adalah langkah pertama kami untuk printer 3 dimensi. Banyak orang yang ingin mencetak dalam 3 dimensi, namun semuanya masih menjadi misteri.“ ungkap Scott Summit, CTO Bespoke Innovations, perusahaan yang membuat artefak 3 dimensi untuk penggunaan medis.
Printer HP tersebut akan dibangun oleh Stratasys, perusahaan spesialis printer 3 dimensi. Printer tersebut biasanya digunakan oleh desainer atau arsitek di CAD (computer aided design) untuk membuat prototype sebelum menyelesaikan desain untuk produksi skala besar. Namun, printer 3 dimensi khusus desainer tersebut sangat mahal hingga ribuan dollar dan hanya dimiliki oleh group tertentu. Printer garapan HP-Stratasys tersebut tampaknya akan lebih mahal dibandingkan Makerbot, yang akan diluncurkan April dengan harga $750, dan ditujukan untuk industri otomotif dan aerospace. Namun, HP-Stratasys juga menolak untuk memberikan harga tepatnya printer 3D miliknya.(h_n)

Rabu, 20 Januari 2010

Request Time Out & destination unreachable a. Request Time Out

|1 komentar
Requst Time Out adalah ketika Komputer server tidak merespon permintaan koneksi dari klien setelah beberapa lama (jangka waktu timeout bervariasi) antara lain karena:
RTO (request time out) penyebabnya bermacam2:

1. Utilisasi/pemakaian bandwidth sudah penuh. solusi harus upgrade kecepatan.

2. Kualitas akses jaringan (wireless/wireline) kurang bagus.

3. website yang dituju memiliki delay yang tinggi, sehingga ping timeout.

4.Koneksi ke IP tersebut putus, atau

5. Port di komputer tersebut ditutup.


b. destination unreachable

Destination unreachable, terjadi jika host, jaringan, port atau protokol
tertentu tidak dapat dijangkau. Komunikasi di jaringan tergantung dari beberapa kondisi yang ditemui.

Pertama, protokol TCP/IP harus dikonfigurasi untuk device yang mengirim dan menerima data. Termasuk pemasangan protokol TCP/IP dan konfigurasi alamat IP dan subnet mask. Default gateway juga harus dikonfigurasi jika datagram keluar jaringan local. Kedua, device harus ditempatkan untuk melewatkan datagram dari device asal dan jaringannya ke device tujuan. Router juga harus mempunyai protokol TCP/IP yang dikonfigurasi di interface-interfacenya dan harus menggunakan protokol routing tertentu.
Jika kondisi tidak ditemukan, kemudian komunikasi jaringan tidak dapat dilakukan. Device pengirim mengalamatkan datagram ke IP address yang tidak ada atau ke device tujuan yang tidak terhubung ke jaringan. Router dapat juga sebagai titik kesalahan jika koneksi interface putus atau jika router tidak memiliki informasi yang berguna untuk menemukan jaringan tujuan. Jika jaringan tujuan tidak dapat diakses, hal seperti ini disebut dengan unreachable destination.

Senin, 18 Januari 2010

Susunan Kabel Pada Jaringan Komputer

|0 komentar

eh teman-temen ni q punya info tentang kabel jaringan......

ni ada sekilas info.....heheheh

1. EIA/TIA-568A & EIA/TIA-568B merupakan standar internasional pengkabelan dengan jack RJ-45 dan kabel UTP/STP kategori 3, 5, dan 6 (4 twisted pair) yang digunakan dalam teknologi ethernet dan PABX. Dua standar (A & B) digunakan untuk crossover cable. Ujung satu dengan standar A, dan ujung lainnya dengan standar B.

2. Urutan dengan standar EIA/TIA-568A (putih hijau, hijau, putih orange, biru, putih biru, orange, putih coklat, coklat) dan EIA/TIA-568B (putih orange, orange, putih hijau, biru, putih biru, hijau, putih coklat, coklat) biasa digunakan untuk interkoneksi antar hardware maupun antar jaringan. Penggunaan susunan yang lain diperbolehkan, namun harus memenuhi kriteria pada no. 3 dan seterusnya.

3. Pin 1 & 2, dalam ethernet digunakan sebagai Tx. Untuk menghindari interferensi, maka harus dijadikan 1 pair (biasanya putih orange – orange atau putih hijau – hijau) untuk memenuhi kebutuhan elektris dalam protokol high-speed-LAN.

4. Pin 3 & 6, dalam ethernet digunakan sebagai Rx. Untuk menghindari interferensi, maka harus dijadikan 1 pair (biasanya putih orange – orange atau putih hijau – hijau) untuk memenuhi kebutuhan elektris dalam protokol high-speed-LAN.

5. Pin 4 & 5 (dalam wikipedia disebut sebagai “the central two pins”) digunakan untuk membawa sinyal telepon (internet bukan hanya ethernet) atau sinyal suara dalam standar telekomunikasi. Bahkan RJ-11 bisa dimasukkan ke port RJ-45. Untuk keperluan ini, sudah seharusnya jadi 1 pair di tengah (biasanya biru – biru putih)

6. Pin 7 & 8, biasanya digunakan untuk teknologi Power over Ethernet (PoE), yaitu untuk meningkatkan power pada perangkat VOIP, wireless LAN access point, webcam, ethernet hub, komputer, dan perangkat lain yang tidak memungkinkan untuk memberikan suplai power secara terpisah.
Dalam hal ini tentunya pin 7 & 8 harus merupakan 1 pair (biasanya putih coklat – coklat).

Jadi kesimpulannya, susunan warna lain diperbolehkan, asal tiap pair tetap dibedakan penempatan berdasarkan fungsinya agar mendukung penggunaan hardware selain PC dalam jaringan.

Penjelasan gambar warna di atas:

Straight
1. Putih Orange —— 1. Putih Orange
2. Orange —— 2. Orange
3. Putih Hijau —— 3. Putih Hijau
4. Biru —— 4. Biru
5. Putih Biru —— 5. Putih Biru
6. Hijau —— 6. Hijau
7. Putih Coklat —— 7. Putih Coklat
8. Coklat —— 8. Coklat

Cross
1. Putih Orange —— 3. Putih Hijau
2. Orange —— 6. Hijau
3. Putih Hijau —— 1. Putih Orange
4. Biru —— 4. Biru
5. Putih Biru —— 5. Putih Biru
6. Hijau —— 2. Orange
7. Putih Coklat —— 7. Putih Coklat
8. Coklat —— 8. Coklat

Trouble shooting client pada sebuah jaringan/networking

|1 komentar
eh temen2 mau tau kan gimana cara setting jaringan client...
ni q punya cara-caranya................

Menggunakan komputer yang terhubung ke dalam jaringan(network) lokal (LAN) ataupun terhubung ke internet dibutuhkan pemahaman berbeda dibandingkan dengan menggunakan komputer individu yang tidak terintegrasi dengan jaringan(stan alone), banyak sekali permasalahan/kasus yang terjadi mulai dari tidak bisa terkoneksi dengan komputer lain, tidak bisa share file/printer, tidak bisa koneksi dengan internet dan masih banyak lagi kasus yang terjadi. Walaupun permasalahan diatas merupakan permasalahan yang sederhana tapi tidak semua pengguna(user) fahan untuk mengatasinya.

Contoh Trouble shooting dibawah ini adalah terjadi dalam sebuah jaringan yang komplek terdiri lebih dari dua ratus(200) komputer terhubung dalam beberapa workgroup yang berbeda, menggunakan IP statis clas C yang di gunakan untuk internet, LAN(local Area Network) share file/printer dan sistem informasi berbasis web.

Jaringan tersebut mempunyai sebuah router, webproxy dan firewall terhubung kesebuah hub/swich layer dua

gb1Web proxy tersebut mempunyai IP 192.168.2.254 menggunakan Port 80 sebelum terhubung ke internet ataupun jaringan lokal semua client diarahkan ke webproxy, IP client mengunakan 192.168.2.x

Disini kita tidak membicarakan topologi jaringan atau yang menyangkut tentang teori router, webproxy, firewall dan penggunaan IP adress clas C 192.168.2.x, tulisan ini di tekankan pada trouble shooting client pada sebuah jaringan yang mempunyai system atau susunan seperti gambar dan penjelasan diatas. Jika komputer anda(client) tidak terkoneksi dengan jaringan lokal atau internet langkah-langkah yang harus diperhatikan antara lain:

Pertama, cek dulu hardwarenya di device manager

Klik “Start menu” drag ke “My Computer” Klik kanan “My Computer” klik “Properties”

awal

Gambar “System Properties”Gambar “System Properties”

Pada “System Properties” klik “Hardware” klik “Device Manager”

Gambar “Device Manager”

Gambar “Device Manager”

Pada “Device Manager” klik tanda + pada “Network adapters” periksa apakah “Network adapters” nya tidak aktif (Disable) atau telah aktif (Enable)

devicemanager2

Gambar “Network adapter” yang telah aktif

Gambar “Network adapter” yang telah aktif

Gambar “Network adapter” yang tidak aktif

Gambar “Network adapter” yang tidak aktif

Cara mengaktifkan(Enable) “Network adapters”
Klik kanan “Network Adapters” pada contoh diatas yang ada tanda silang (x) merah, drag dan klik “Enable”

mengenable-network

Kedua, cek IP address komputer anda

Klik Start menu clik “Control Panel”

setip

Pada “Control Panel” klik kanan “Network Connections” dan klik “Open”

controlpanel

Pada “Network Connections” klik kanan “Local Area Connection” klik “Properties”

networkcon

Pada “Local Area Connection Properties” klik “Internet Protocol(TCP/IP) dan klik “Properties”

lan

Cek apakan komputer anda telah memiliki IP address jika belum isikan “IP address” sesuai IP komputer masing-masing sebagai contoh di bawah adalah “192.168.2.223”, Subnet mask “225.225.225.0” setelah selesai klik Ok dan

tcp-ip

Pastikan IP address komputer anda tidak sama dengan IP komputer lain

ipconflik

ipnoconflik1

Sampai di sini komputer anda telah terkoneksi dalam jaringan, coba lakukan share file/printer sudah bisa kan??

Ketiga, mengkoneksikan dengan internet

Untuk bisa terkoneksi dengan internet kita tinggal melakukan setting beberapa parameter di web broser pilihan anda di sini ada 2 buah contoh setting proxy web broser yang sering dipakai dalam beselancar di dunia maya. Sebelum kita melangkah lebih jauh, bagi yang belum mengetahui tentang apa yang disebut dengan web broser, ini sedikit tentang devinisi web broser.

“Web browser adalah software yang memungkinkan pengguna internet untuk berinteraksi dengan suara,video, data, tampilan dan informasi lainnya yang terdapat pada halaman web . Biasanya Tulisan atau gambar-gambar yang ada terhubungan dengan situs lain atau halaman website. Web browser memungkinkan penggunanya melakukan atau mencari data dari situs-situs melalui hyperlink-hyperlink”

Setting proxy pada web broser mozilla firefox

Gambar “Tampilan Mozila Firefox”

Gambar “Tampilan Mozila Firefox”

Buka web broser mozila di komputer anda arahkan kursor ke “Alat” drag dan klik ke “Pengaturan…”

mozillatolll1

Pada “Pengaturan” klik “Canggih”, klik “Jaringan” dan klik “Pengaturan”

setmozilla

Pada “Pengaturan Sambungan” klik “Konfigurasi proxy secara manual” isikan alamat IP 192.168.2.254 port 80, klik ok dan ok lagi

mozillaproxy

Setting proxy pada web broser opera

Gambar “Tampilan web broser Opera”

Gambar “Tampilan web broser Opera”

Buka web broser opera di komputer anda, klik “tools” drag dan klik “Preferences…”

setig-opera

Pada “Preferences…” klik “Advanced” klik “Nerwork” dan klik “Proxy Servers…”

opera-set

Pada “Proxy Servers” isikan IP “192.168.2.254” PORT “80” klik Ok dan Ok lagi

opera-proxy

Tidak semua topologi, susunan dan sistem jaringan (Netwoking System ) sama seperti tulisan diatas ini hanya sebagai contoh jika system jaringan anda sama/hampir sama, yang terpenting di sini adalah jika dalam sebuah jaringan, kita sebagai user(komputer client) tidak bisa terkoneksi dengan komputer lain atau internet ada beberapa langkah yang harus di perhatikan

  • Cek hardwarenya “network adapternya” sudah terinstal atau belum, apakah dalam posisi disable/enable
  • Cek IP addressnya apakah sudah terisi ato belum, apakah terjadi Ip conflik atau tidak, cek gateway dan DNS nya apakan sudah terisi atau belum.
  • Cek broser anda apakah Ip server proxy sudah terisi(khusus pada jaringan yang menggunakan proxy yang semua trafiknya diarahkan ke server proxy)
  • Cek Os anda (Operating System) apakah terkena virus apa tidak
  • Jika semua hal diatas telah di lakukan dan komputer anda(client) tidak juga dapat terkoneksi dengan internet segera hubungi admin mungkin ada pembatasan-pembatasan koneksi(biasanya pada jaringan dikantor , kampus atau sekolahan)

Jumat, 15 Januari 2010

Langkah ampuh install Apache, MySql, dan PHP di ubuntu server.

|3 komentar

Beberapa minggu lalu saya yang memang masih awam dalam penggunaan linux punya niat untuk coba-coba langsung bikin server linux. Saat itu saya mencoba-coba beberapa distro yang paling banyak digunakan oleh para linuxers. Dan setelah mencoba beberapa distro, akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan Ubuntu server untuk proyek belajar kali ini.

File iso Ubuntu server (saat ini versi terbaru adalah versi 9.10 – Karmic koala) dapat diunduh dari :

http://kambing.ui.ac.id/iso/ubuntu/releases/karmic/ubuntu-9.10-server-i386.iso

Untuk panduan installasi ubuntu server 9.10 cari tahu dari Oom Google.

Pada kesempatan ini saya tidak akan membahas proses instalasi dari ubuntu server tersebut. saya hanya ingin membahas bagaimana langkah untuk menginstal Apache, MySql dan PHP diserver saya tersebut. Tanpa panjang lebar lagi, berikut langkah-langkah installasi Apache, MySql dan PHP :

Instal Apache, MySql dan PHP dengan perintah :

$ sudo aptitude install apache2 php5-mysql libapache2-mod-php5 mysql-server

Setelah itu akan muncul pertanyaan “Do you want to continue? [Y/n/?]”, jawab dengan menekan tombol “y” dilanjutkan dengan menekan tombol “ENTER

Ditengah-tengah proses installasi, anda harus 2 kali memasukan passwod untuk akun root MySql anda. ketikan password anda lalu tekan tombol “ENTER”. Setelah itu tunggu sampai installasi selesai.

Setelah semua selesai, Anda kini memiliki server web yang bekerja sepenuhnya. Untuk menguji itu, pertama-tama temukan IP server anda dengan mengetikkan :

$ ifconfig | grep inet

Sekarang setelah Anda mengetahui IP server anda (contoh IP server saya pada gambar diatas dalam boks warna kunig), buka web browser kemudian arahkan ke IP server Anda. Jika Anda melihat pesan “It works!“, kemudian selamat, anda berhasil.

Namun, kita belum selesai. Anda tidak ingin Apache atau PHP untuk menampilkan informasi apapun tentang diri mereka sendiri, karena informasi ini tidak diperlukan oleh pengguna anda dan dapat menimbulkan risiko keamanan. Pertama, kembali ke file konfigurasi Apache asli:

$ sudo cp /etc/apache2/apache2.conf /etc/apache2/apache2.conf.bak

sekarang buka filenya.

$ sudo nano /etc/apache2/apache2.conf

Cari string “ServerTokens Full” dan ubah menjadi “ServerTokens Prod“. Jikalau string tersebut tidak ada, anda dpat menambahkannya sendiri diposisi seperti gambar dibawah (kotak warna kuning). lalu tambahkan juga string “ServerSignature Off” dibawah nya (kotak warna merah.

Akhirnya, tekan Control-O diikuti dengan Control-X. Yang akan menyimpan file dan keluar dari editor teks. Sekarang, kita perlu melakukan hal yang sama untuk PHP. Pertama, kembali ke file konfigurasi PHP asli dan membukanya dengan perintah :

$ sudo cp /etc/php5/apache2/php.ini /etc/php5/apache2/php.ini.bak

$ sudo nano /etc/php5/apache2/php.ini

Sekarang cari string “expose_php = On” ubah menjadi “expose_php = Off”

Setelah itu lakukan kembali tekan Control-O diikuti dengan Control-X. Yang akan menyimpan file dan keluar dari editor teks. Langkah terakhir ada lah me-restart Apache dengan perintah :

$ sudo /etc/init.d/apache2 restart

Anda selesai mengkonfigurasi Apache, MySQL, dan PHP.

Install VirtualBox 3.1 di Ubuntu 9.10

|0 komentar

Kali ini saya akan mencoba menulis langkah-langkah installasi VirtualBox 3.1 di Linux Ubuntu 9.10 (Karmic Koala). Bagi kalian yang belum mengetahui apa itu VirtualBox, VirtualBox merupakan software virtualisasi sistem operasi. Versi terbaru, VirtualBox dapat berjalan di Windows, Linux, Macintosh dan OpenSolaris. Serta mendukung banyak virtualisasi seperti Windows (NT 4.0, 2000, XP, Server 2003, Vista), DOS/Windows 3.x, Linux (2.4 and 2.6), Solaris, OpenSolaris, dan OpenBSD.

Tanpa panjang lebar lagi saya akan langsug menjabarkan langkah-langkah instalasi (sebenarnya saya juga sambil install VirtualBox di server saya saat menulis artikel ini ) :

1. Buka aplikasi command-line / Terminal melalui Applications > Accessories > Terminal.

2. Install filesystem pendukung untuk VirtualBox.

$ sudo apt-get install libqt4-network libqt4-opengl libqtcore4 libqtgui4

3.Download paket instalasinya (saat ini versi terbaru adalah versi 3.1, untuk melihat versi terbaru bisa anda lihat di http://www.virtualbox.org/wiki/Linux_Downloads )

$ wget http://download.virtualbox.org/virtualbox/3.1.2/virtualbox-3.1_3.1.2-56127_Ubuntu_karmic_i386.deb

4. Setelah proses download paket instalasi selesai, saatnya meng-install Virtualbox.

$ sudo dpkg -i virtualbox-3.1_3.1.2-56127_Ubuntu_karmic_i386.deb

saat instalasi anda akan menemukan 2 tampilan dibawah ini, pilih dan dan tekan tombol ENTER.

5. Instalasi selesai. sekarang mulai sesi virtualbox dari Applications > System Tools > Sun VirtualBox (kalau launcher/menunya belum ada, silahkan anda logout terlebih dahulu lalu login kembali).

6. Saat menggunakan virtualbox untuk pertama kali, anda akan mendapatkan tampilan persetujuan lisensi seperti dibawah ini. untuk melanjutkan silahkan geser slider halaman ke akhir lisensi (karena tapa menggeser silder ke akhir lisesnsi maka tombol “I Agree” tidak akan aktif) lalu tekan tombol “I Agree“.

7. Setelah itu anda dapat mendaftarkan instalasi Virtualbox anda. Anda dapat menekan tombol “Cancel” jika anda tidak ingin melakukan proses registrasi (Virtualbox akan tetap bisa digunakan tanpa melakukan proses registrasi.

8. Keseluruhan proses telah selesai. berikut tampilan VirtualBox yang siap digunakan. Untuk Penggunaan virtual box, mungkin akan saya bahas dikemudian hari.

Tambahan :

Koneksi USB secara default ter-disable oleh system, untuk menghidupkannya (enable) perlu edit file mountdevsubfs.sh :

$ sudo gedit /etc/init.d/mountdevsubfs.sh

buatlah agar isi file tersebut menjadi seperti :

——————- isi start ——————–

#
# Magic to make /proc/bus/usb work
#
mkdir -p /dev/bus/usb/.usbfs
domount usbfs “” /dev/bus/usb/.usbfs -obusmode=0700,devmode=0600,listmode=0644
ln -s .usbfs/devices /dev/bus/usb/devices
mount –rbind /dev/bus/usb /proc/bus/usb

——————- isi end ——————–

Mudah-mudahan Berguna bagi anda semua.

Install VirtualBox 3.1 di Ubuntu 9.10

|2 komentar

Kali ini saya akan mencoba menulis langkah-langkah installasi VirtualBox 3.1 di Linux Ubuntu 9.10 (Karmic Koala). Bagi kalian yang belum mengetahui apa itu VirtualBox, VirtualBox merupakan software virtualisasi sistem operasi. Versi terbaru, VirtualBox dapat berjalan di Windows, Linux, Macintosh dan OpenSolaris. Serta mendukung banyak virtualisasi seperti Windows (NT 4.0, 2000, XP, Server 2003, Vista), DOS/Windows 3.x, Linux (2.4 and 2.6), Solaris, OpenSolaris, dan OpenBSD.

Tanpa panjang lebar lagi saya akan langsug menjabarkan langkah-langkah instalasi (sebenarnya saya juga sambil install VirtualBox di server saya saat menulis artikel ini ) :

1. Buka aplikasi command-line / Terminal melalui Applications > Accessories > Terminal.

2. Install filesystem pendukung untuk VirtualBox.

$ sudo apt-get install libqt4-network libqt4-opengl libqtcore4 libqtgui4

3.Download paket instalasinya (saat ini versi terbaru adalah versi 3.1, untuk melihat versi terbaru bisa anda lihat di http://www.virtualbox.org/wiki/Linux_Downloads )

$ wget http://download.virtualbox.org/virtualbox/3.1.2/virtualbox-3.1_3.1.2-56127_Ubuntu_karmic_i386.deb

4. Setelah proses download paket instalasi selesai, saatnya meng-install Virtualbox.

$ sudo dpkg -i virtualbox-3.1_3.1.2-56127_Ubuntu_karmic_i386.deb

saat instalasi anda akan menemukan 2 tampilan dibawah ini, pilih dan dan tekan tombol ENTER.

5. Instalasi selesai. sekarang mulai sesi virtualbox dari Applications > System Tools > Sun VirtualBox (kalau launcher/menunya belum ada, silahkan anda logout terlebih dahulu lalu login kembali).

6. Saat menggunakan virtualbox untuk pertama kali, anda akan mendapatkan tampilan persetujuan lisensi seperti dibawah ini. untuk melanjutkan silahkan geser slider halaman ke akhir lisensi (karena tapa menggeser silder ke akhir lisesnsi maka tombol “I Agree” tidak akan aktif) lalu tekan tombol “I Agree“.

7. Setelah itu anda dapat mendaftarkan instalasi Virtualbox anda. Anda dapat menekan tombol “Cancel” jika anda tidak ingin melakukan proses registrasi (Virtualbox akan tetap bisa digunakan tanpa melakukan proses registrasi.

8. Keseluruhan proses telah selesai. berikut tampilan VirtualBox yang siap digunakan. Untuk Penggunaan virtual box, mungkin akan saya bahas dikemudian hari.

Tambahan :

Koneksi USB secara default ter-disable oleh system, untuk menghidupkannya (enable) perlu edit file mountdevsubfs.sh :

$ sudo gedit /etc/init.d/mountdevsubfs.sh

buatlah agar isi file tersebut menjadi seperti :

——————- isi start ——————–

#
# Magic to make /proc/bus/usb work
#
mkdir -p /dev/bus/usb/.usbfs
domount usbfs “” /dev/bus/usb/.usbfs -obusmode=0700,devmode=0600,listmode=0644
ln -s .usbfs/devices /dev/bus/usb/devices
mount –rbind /dev/bus/usb /proc/bus/usb

——————- isi end ——————–

Mudah-mudahan Berguna bagi anda semua.