Jumat, 23 April 2010

[Sharing] Tentang Bandwidth

|0 komentar

Dalam melakukan perhitungan, ada 2 faktor dasar yang perlu di perhatikan

1. Bandwidth
2. Throughput

Bandwidth adalah nilai kotor kapasitas maksimal sebuah jaringan. Sedangkan throughput adalah nilai riil dari penggunaan jaringan yang bisa digunakan. Througput adalah bandwidth actual yang diukur secara spesifik.
Jadi nilai bandwidth selalu lebih besar dari pada nilai throughput.

Jadi bisa saja terjadi dimana dengan bandwidth misalnya 256 Kbps, secara perhitungan kita harusnya bisa mendownload selama 1 detik, ternyata waktu yang kita butuhkan adalah 4 detik. Dari sini kita bisa melihat bahwa throughput yang didapat sebetulnya hanyalah 64 Kbps.

Throughput yang didapatkan kadang bisa sangat jauh dari harapan. Penyebabnya banyak. Diantaranya adalah
- Perangkat jaringan (misalnya, sudah terlalu tinggi loadnya, setting yang kurang tepat, dll)
- Tipe data yang ditransfer ( misalnya, umumnya web lebih cepat dari ftp)
- Topologi jaringan
- Jumlah pengguna
- Spesifikasi komputer pengguna/user/server
- Interferensi (misalnya listrik, cuaca, dll)

Mengenai jumlah pengguna, mari membuat hitung2xan singkat yang tidak terlalu tepat tapi bisa menggambarkan sedikit pengaruhnya.

Jika 1 orang menggunakan transfer sebesar 16 Kbps berapa jumlah user untuk memenuhi jumlah 256 Kbps ?
Jumlahnya 16 orang saja yang didapat dari 256/16.

Beberapa informasi umum :
Ethernet umumnya hanya mampu melewatkan data sebesar 12% dari kapasitas maksimumnya. Jadi bila kita bicara fastethernet dengan kecepatan 100 Mbps, umumnya dia hanya mampu melayani hingga 12 Mbps saja. Sedangkan sisanya digunakan untuk keperluan transport protokol Ethernet itu sendiri.

Salah satu teknik untuk mengoptimalisasi bandwidth bisa dilakukan dengan menggunakan bandwitdh management

Pemantauan penggunaaan network bisa dilakukan dengan menerapkan Network Management System dan menerapkan protocol AAA didalamnya, management ip dan bandwitdh limiter/management.

Beberapa aplikasi seperti VOIP dan VPN akan menyita bandwitdh dengan meminta alokasi dalam jumlah tertentu, seberapa besarpun aktual request dibuat.

Pada voip terdapat nilai paiload yang bisa digunakan untuk mengatur besar bandwidth yang digunakan, yang umumnya memiliki nilai minimal/default pada 16 Kbps. Hal ini akan berpengaruh pada kualitas suara.
Pada VPN, nilai bandwidth yang diperlukan sangat bervariasi tergantung pada keluaran produksinya. Secara umum VPN membutuhkan 56 Kbps tapi tidak menutup kemungkinan kebutuhan ini melonjak, yang sekali lagi tergantung pada jenis VPN yang digunakan.

Secara umum, pengguna terbanyak dari bandwidth adalah, virus, trojan, junk, dan “hal lain” yang tak disadari oleh user, misalnya auto update microsoft windows yang secara default menyala dan terus mendownload setiap update yang ditemukan, terlepas dari apakah update tersebut akan di install atau tidak.

Dengan menerapkan perhitungan matematis mengenai faktor-faktor diatas bisa didapatkan jumlah kapasitas aktual yang diperlukan untuk melayani jumlah pengguna tertentu.

Demikian sharing dari saya.
Mudah2xan berguna bagi rekan-rekan yang sering berhubungan dengan jaringan.

Defenisi Bandwidth

|0 komentar

Digital bandwidth adalah jumlah atau volume data yang dapat dikirimkan melalui sebuah saluran komunikasi dalam satuan bits per second tanpa distorsi. Sedangkan analog bandwidth adalah perbedaan antara frekuensi terendah dengan frekuensi tertinggi dalam sebuah rentang frekuensi yang diukur dalam satuan Hertz (Hz) atau siklus per detik, yang menentukan berapa banyak informasi yang bisa ditransimisikan dalam satu saat (Phone Scoop, 2005).

Menurut Tanenbaum (2003) bandwidth adalah banyaknya data dalam satuan bits per second yang dapat ditransmisikan lewat sebuah medium jaringan dalam satu satuan waktu. Bandwidth yang dimaksud pembuatan sistem ini adalah digital bandwidth. Secara umum bandwidth dapat diandaikan sebagai sebuah pipa air yang memiliki diameter tertentu, semakin besar bandwidth semakin besar pula diameter pipa tersebut sehingga volume air (data dalam arti sebenarnya) yang dapat dilewatkan dalam satu saat.

Alokasi atau reservasi bandwidth adalah sebuah proses menentukan jatah bandwidth kepada pemakai dan aplikasi dalam sebuah jaringan. Termasuk didalamnya menentukan prioritas terhadap berbagai jenis aliran data berdasarkan seberapa penting atau krusial dan delay-sensitive aliran data tersebut. Hal ini memungkinkan penggunaan bandwidth yang tersedia secara efisien, dan apabila sewaktu-waktu jaringan menjadi lambat, aliran data yang memiliki prioritas yang lebih rendah dapat dihentikan, sehingga aplikasi yang penting dapat tetap berjalan dengan lancar.

Bandwidth merupakan salah satu faktor penting dalam jaringan. Beberapa hal yang menyebabkan bandwidth menjadi bagian penting yang harus diperhatikan adalah (Cisco System, 2003):

1. Bandwidth berdampak pada kinerja sebuah jaringan

Besarnya saluran atau bandwidth akan berdampak pada kecepatan transmisi. Data dalam jumlah besar akan menempuh saluran yang memiliki bandwidth kecil lebih lama dibandingkan melewati saluran yang memiliki bandwidth yang besar. Kecepatan transmisi tersebut sangat dibutuhkan untuk aplikasi komputer yang memerlukan jaringan terutama aplikasi real-time, seperti videoconferencing.

2. Bandwidth memiliki keterbatasan

Bandwidth dibatasi oleh hukum fisika dan teknologi yang diterapkan pada medium yang digunakan. Setiap medium yang digunakan untuk mentransmisikan data memiliki batas maksimal bandwidth yang dapat dicapai.

3. Bandwidth tidak didapatkan dengan gratis

Penggunaan bandwidth untuk LAN bergantung pada tipe alat atau medium yang digunakan, umumnya semakin tinggi bandwidth yang ditawarkan oleh sebuah alat atau medium, semakin tinggi pula nilai jualnya. Sedangkan penggunaan bandwidth untuk WAN bergantung dari kapasitas yang ditawarkan dari pihak ISP, perusahaan harus membeli bandwidth dari ISP, dan semakin tinggi bandwidth yang diinginkan, semakin tinggi pula harganya.

4. Kebutuhan akan bandwidth akan selalu naik

Setiap sebuah teknologi jaringan baru dikembangkan dan infrastruktur jaringan yang ada diperbaharui, aplikasi yang akan digunakan umumnya juga akan mengalami peningkatan dalam hal konsumsi bandwidth. Video streaming dan Voice over IP (VoIP) adalah beberapa contoh penggunaan teknologi baru yang turut mengkonsumsi bandwidth dalam jumlah besar.

Satuan dasar dari bandwidth adalah bits per second (bps). Walaupun satuan dasar yang dipakai adalah bps, unit satuan yang lebih besar lebih umum dipakai. Network bandwidth biasanya dihitung dalam satuan thousands bits per second (kbps), millions bits per second (Mbps), billions bits per second (Gbps), dan trillions bits per second (Tbps). Satuan ini umum digunakan dalam pemakaian sehari-hari, terutama karena semakin meningkatnya kebutuhan bandwidth dan perkembangan teknologi informasi.

Besarnya bandwidth bervariasi tergantung dari tipe medium yang digunakan serta teknologi LAN atau WAN yang digunakan. Fisik dan medium yang digunakan juga turut mempengaruhi besarnya bandwidth. Sinyal data dapat melalui kabel twisted-pair, kabel koaksial, kabel serat kaca, dan udara. Perbedaan dari bagaimana sinyal tersebut berjalan secara fisik mengakibatkan batasan yang mendasar terhadap besarnya kapasitas medium tersebut untuk membawa informasi. Namun bandwidth yang sebenarnya ditentukan oleh kombinasi dari medium fisik dan teknologi yang dipilih untuk bisa mendeteksi dan mengirimkan sinyal data dalam sebuah jaringan. Tabel berikut berisi beberapa tipe teknologi yang umum digunakan:

Tabel 2.1 Tabel perbandingan tipe teknologi komunikasi (Fellows, 2000)

Connection Type

Bandwidth

T3

44.736 Mbps

E3

34.268 Mbps

E1 line

2.048 Mbps

T1 line

1.544 Mbps

DSL or ADSL

250 kbps – 1.5 Mbps

Frame relay

250 Kbps – 1.5 Mbps

Cable modem

1.5 Mbps – 10 Mbps

ISDN

64 Kbps – 128 Kbps

Dial-up modem

28 Kbps – 56 Kbps



Rabu, 14 April 2010

Inisialisasi SPR pada WipConfig

|0 komentar
  1. Koneksikan PC yang sudah tersedia WipConfig ke SPR dengan menggunakan serial cable.
  2. Start WipConfig
  3. Pada toolbar Communication Group pilih serial option, kemudian klik Connect button; secara langsung WipConfig akan terkonek ke SPR
  4. Reset SPR ke factory default dengan cara sbb:
    - Pada toolbar klik Set Factory Default button ; Pesan Peringatan akan muncul
    - Klik Yes sebagai konfirmasi untuk factory default SPR; Pesan peringatan akan muncul
    - Klik Yes sebagai konfirmasi reset SPR; SPR akan berubah ke default setting.
  5. Dari Mode drop-down list dan pilih bridge untuk aplikasi bridge.
  6. Pada Network Configuration Group, masukkan nilai atau address yang dikehendaki.
    - Eth IP Address; masukkan IP BSR yang dikehendaki ( mis: 10.101.97.1 )
    - Eth Subnet Mask; masukkan subnet yang dikehendaki ( mis: 255.255.248.0 )
    - Default Gateway ; masukkan gateway yang dikehendaki ( mis: 10.101.96.254)
  7. Pada RF Configuration Group, masukkan nilai yang dikehendaki sbb:
    - Air Mac Address : 4 angka dari belakang Air Mac BSR, yang terdapat dari tulisan tampak belakang BSR. Untuk penulisan pada Hardware BSR mis: Air Mac : F22200012334, Jadi yang diambil adalah: 2334
    Note : AirMac BSR yang akan dihubungkan ke SPR Pada WipConfig akan tertulis; Air Mac Address: 0×2334
  8. Pada Vlan Configuration; Enable Management dan masukkan Vlan Id untuk management, misalnya: Vlan id 10
  9. Setelah semua parameter diatas dikonfigur, kemudian pada toolbar klik Write button.
  10. Kemuadian pada toolbar klik Reset Button, untuk me-reset SPR, Pesan peringatan akan muncul
  11. Kemudian step terakhir Klik Yes untuk konfirmasi reset SPR.

Untuk menggunakan koneksi PC ke WipConfig dan WipManage, maka kita perlu terlebih dahulu
untuk megkonfigur TCP/IP address setting dari PC. Langkah- langkah yang dilakukan adalah
sebagai berikut:
Buka windows desktop, kemudian klik kanan pada my newtwork places, kemudian pilih
properties; network and dial-up connections akan muncul.

Contoh IP address yang akan diisi di PC:
Jika IP BSDU 10.0.0.10 , Subnet Mask 255.255.255.0
Maka IP yang akan kita set di PC:
IP PC : 10.0.0.2
Subnet Mask : 255.255.255.0
Default Gateway : 10.0.0.10



Senin, 05 April 2010

Wajah Aneh Muncul di Kobaran Api Ramayana

|0 komentar
Wajah Aneh Muncul di Kobaran Api Ramayana. Hmm, foto penampakan Wajah Aneh yang muncul pada saat proses pemadaman yang terjadi saat kebakaran di pusat perbelanjaan Ramayana, di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumattanggal 2 april 2010 lalu ini menjadi banyak yang nyari foto penampakan Wajah Aneh yang Muncul di Kobaran Api Ramayana tersebut. Setelah nyari – nyari lewat nowgoogle ehh nemu beberapa foto yang cukup menghebohkan kita yaitu foto penampakan Wajah Aneh yang Muncul di Kobaran Api saat kebakaran pusat perbelanjaan Ramayana yang diabadikan fotografer Tribunnews.com, Bian Harnansa saat memotret proses pemadaman yang dilakukan pasukan pemadam kebakaran di lokasi kebakaran. Berikut foto – foto Wajah Aneh yang Muncul di Kobaran Api

Ramayana dari tribun news

.

wajah aneh kobaran api ramayana

wajah aneh kobaran api ramayana

wajah aneh kobaran api ramayana

Ramayana_Fire_2.jpgWajah

wajah aneh kobaran api ramayana

__________________ http://www.tribunnews.com/2010/04/02/wajah-aneh-muncul-di-kobaran-api-ramayana



Upload File Menggunakan Dreamweaver

|0 komentar

Bagi pengembang situs yang menggunakan Dreamweaver, anda juga dapat sekaligus melakukan upload file ke server hosting anda, dan bisa di set akan melakukan upload otomatis ketika kita melakukan save file.

Artikel ini menjelaskan mengenai langkah-langkah untuk membuat preferensi koneksi baru dengan menggunakan Dreamweaver;

Pada Dreamweaver silahkan pilih Site > New Site; Akan terbuka windows tempat anda memberikan definisi koneksi tersebut;

Definisi Situs Local

Pilih Advanced pada tab atas, Pilih Local Info pada Tab Samping, disini kita akan memberikan preferensi lokal (di PC Anda) terhadap definisi situs yang kita buat. Masukkan nama situs anda (sesuai selera) pada Site Name, pada Local root folder pilih direktori kerja / data di PC anda (dengan melakukan browse dan select menggunakan icon directory di sebelah kanan). Kemudian Pilih Links Relatif to Site root, dan masukkan HTTP Addressnya (URL) yang akan menjadi remote root anda (URL).

Kemudian Pilih Remote Info di Tab Samping;

Definisi Site - Remote

Di window ini anda akan memberikan preferensi yang terkait dengan Remote Host kita (dalam hal ini account anda di Server Hosting Magnet Web Hosting). Pilih FTP pada Access, untuk FTP Host masukkan FTP Host anda (biasanya nama domain anda).

Kemudian masukkan host directory, tergantung anda akan melakukan pengembangan di situs anda, apabila situs yang ingin dikembangakan adalah root anda, maka masukkan public_html/.

**PENTING

Masukkan data/file anda pada direktory public_html/ atau www/, karena kedua direktori itu lah yang akan bisa diakses oleh pengunjung situs anda.

Kemudian masukkan login dan password anda, semua keterangan yang tadi dimasukkan diatas akan anda dapatkan melalui E-mail Konfirmasi ketika account hosting anda diaktifkan. Apabila anda kehilangan E-mail tersebut, silahkan akses melalui Fasilitas Pengelolaan Layanan Magnet Web Hosting, di bagian E-mail.

Pilih Passive FTP dan Automatically Upload File to Server on save, apabila anda ingin file yang anda edit akan otomatis terupload ke hosting anda ketika anda menyimpan file tersebut. Kemudian klik OK.



Jumat, 02 April 2010

Tutorial: Mengedit Web dengan Dreamweaver

|0 komentar

Ada sebagian web designer dalam membuat situs professional tidak memanfaatkan Adobe Photoshop dalam merancang web, padahal dengan software tersebut kita akan lebih mudah dan lebih praktis dibandingkan harus membuat kode html.

Ketika dokumen Adobe Photoshop (download: situs_bisnis.zip) tersimpan dalam bentuk web maka secara otomatis akan membuat tag html sendiri sehingga tidak perlu bersusah payah mengetik kode html. Anda dapat membuktikan sendiri seperti nampak pada gambar berikut.

dreamweaver_01.gif

1. Mengubah Objek menjadi Background

Tidak semua gambar (image) yang pada web yang telah kita buat diganti. Jika image tersebut berfungsi sebagai tombol, maka Anda dapat menambahkan menu pull down agar tampilan website lebih menarik. Anda juga dapat membuat tombol dalam bentuk mouse over, dan lain sebagainya.

Pada bagian ini, kita akan mencoba membahas tentang teknik penggantian objek gambar menjadi latar belakang (backgrdound) agar kita dapat memasukkan beberapa komponen di dalamnya (teks maupun grafik).

  1. Pertama kali, bukalah file index.html menggunakan Macromedia Dreamweaver.
    Gambar 1

  2. Setelah file terbuka, tentukan terlebih dahulu image mana saja yang akan di jadikan latar belakang dan bagian mana saja yang akan dijadikan sebagai tombol. Sebagai contoh, klik image di bagian bawah teks New Product.
    Gambar 2

  3. Pada bagian Properties, tertulis Src = images/index_26.gif. Hal itu berarti kita tidak dapat memasukan teks di atas gambar tersebut karena objek tersebut adalah image, bukan merupakan background. Tekan Del untuk menghapusnya.
    Gambar 3

  4. Klik pada Background URL of cell untuk memilih gambar yang akan dijadikan latar belakang (background). Oleh karena nama file yang baru saja dihapus adalah index_26.gif maka gunakan file tersebut sebagai latar belakang.
    Gambar 4

  5. Ketikkan images/index_26.gif pada kolom Bg.
    Gambar 5

  6. Lakukan hal yang sama pada bagian lain apabila ingin dijadikan sebagai latar belakang agar kita dapat memasukkan objek berupa teks, animasi, maupun gambar.


2. Memasukkan Objek

Objek yang dimaksud dapat berupa animasi, gambar, maupun teks. Dalam Macromedia Dreamweaver proses memasukkan objek sangat mudah karena sudah disediakan tool yang sangat lengkap. Anda tinggal memilih objek apa yang akan dimasukkan. Berikut ini akan membahas masalah teknik memasukkan objek berupa teks.

  1. Letakkan kursor pada tempat yang akan ditambahkan teks.
    Gambar 11

  2. Pada penel Properties, aturlah beberapa spesifikasi seperti nampak pada gambar berikut.
    Gambar 12

  3. Ketikkan beberapa kalimat yang berisi berita, kemudian aturlah format teks tersebut seperti nampak pada gambar berikut.
    Gambar 13

  4. Anda bisa memasukkan image di antara teks tersebut. Untuk melakukan hal itu, pertama kali letakkan kursor di awal paragraf kemudian pilih menu Insert > Image.
    Gambar 14

  5. Pilih file gambar yang akan dimasukkan dalam dokumen tersebut.
    Gambar 15

  6. Apabila berhasil memasukkan gambar, maka akan terlihat objek tersebut berada di depan paragraf. Namun posisinya masih kurang sempurna karena susunan teks terdorong oleh gambar tersebut.
    Gambar 16

  7. Agar tampilan lebih rapi, Anda dapat mengatur posisi gambar sehingga seluruh teks akan berada di sebelah kanan gambar. Untuk melakukan hal tersebut, pada panel Properties pilih Left untuk Align.
    Gambar 17

MEMBUAT LINK DAN NAVIGASI

Menu yang mudah digunakan (user friendly) dapat membantu pengguna ketika mencari informasi yang dibutuhkan. Sebaiknya menggunakan tombol menu yang umum, seperti: Home, Product, Service, dan Contact Us

Dalam Macromedia Dreamweaver, kita membuat Pop-up Menu, dan Jumping Menu secara mudah. Anda tidak bersusah payah menuliskan script yang panjang dalam bahasa Javascript karena telah disediakan tool yang sangat mudah dan fleksibel.

1. Membuat Pop-up Menu

Keunggulan software Macromedia Dreamweaver dibandingkan dengan aplikasi lain yang sejenis adalah adanya tool untuk membuat menu pop-up yang dibuat dengan bahasa Java. Bagi mereka yang masih awan dengan bahasa Java, tidak perlu bingung karena disediakan panel Behavior untuk mempermudah dalam pembuatan menu pop-up.

Sebelum membuat pop-up menu terlebih dulu harus menyiapkan nama file sebagai link. Sebagai contoh: ketika user memilih menu PC maka yang akan muncul adalah pilihan nama computer seperti Acer, HP, BenQ, dan lain sebagainya. Dan ketika user memilih salah satu opsi (missal: Acer) maka akan terhubung ke file tersebut.

Dengan demikian, Anda harus membuat beberapa file dengan bentuk interface yang sama seperti halaman utama, yaitu menyimpan dengan nama lain (contoh: Save As > acer.html). Diasumsikan, Anda telah memiliki beberapa file sebagai link yang dimaksud.

  1. Pertama kali, klik menu PC.
    dreamweaver_21.gif

  2. Jika panel Behaviors belum muncul, aktifkan terlebih dulu dengan cara memilih menu Window > Behaviors.
    dreamweaver_22.gif

  3. Pada panel Behaviors (berada di sebelah kanan), klik tombol Add (tanda plus) untuk membuka menu.
    dreamweaver_23.gif

  4. Selanjutnya pilih Show Pop up Menu.
    dreamweaver_24.gif

  5. Setelah mengklik pilihan tersebut, maka akan muncul kotak dialog Show Pop-up Menu yang masih kosong.
    dreamweaver_25.gif

  6. Pada Tab Contents, masukkan nama menu pada kolom Text (misal: Acer).
    dreamweaver_26.gif

  7. Kemudian masukkan alamat URL pada kolom Link.
    dreamweaver_27.gif

  8. Selanjutnya pada kolom Target, pilih _parent.
    dreamweaver_28.gif

  9. Untuk membuat menu yang baru, klik tanda plus (+) di bagian atas. Kemudian lakukan hal sama seperti pada tahap 6.
    dreamweaver_29.gif

  10. Selanjutnya, klik Tab Appearance untuk mengatur warna teks dan latar belakang pop up menu. Tentukan jenis dan ukuran font yang digunakan. Lalu tentukan pula warna teks dan warna cell ketika mouse berada di atas teks.
    dreamweaver_30.gif

  11. Klik Tab Advanced untuk menentukan lebar, tinggi dan warna border kotak pop up menu.
    dreamweaver_31.gif

  12. Klik Tab Position untuk menentukan posisi pop up menu.
    dreamweaver_32.gif

  13. Setelah selesai klik OK. Untuk melihat hasilnya, klik tombol F12.
    dreamweaver_33.gif

  14. Untuk mengasah keterampilan Anda, buatlah pop-up menu pada tombol lain.

2. Membuat Rollover Image

Macromedia Dreamweaver selain menyediakan tool untuk membuat Pop up Menu juga menyediakan tool untuk membuat Rollover Image sebagai tombol. Yang harus Anda lakukan pertama kali adalah menyediakan dua buah gambar yang ukurannya sama tapi warnanya berbeda.

  1. Buatlah duplikasi gambar tombol yang telah ada.
    dreamweaver_41.gif

  2. Kemudian editlah file hasil duplikasi tersebut menggunakan Adobe Photoshop. Pilih menu Image > Adjustment > Hue/Saturation.
    dreamweaver_42.gif

  3. Setelah muncul kotak dialog Hue/Saturation, aktifkan pilihan Colorize. Kemudian geser Slider Hue maupun Saturation sesuai kebutuhan. Setelah selesai klik OK, simpan dokumen tersebut dengan cara menekan Ctrl+S.
    dreamweaver_43.gif

  4. Sekarang kembali ke Macromedia Dreamweaver. Klik gambar About Us.
    dreamweaver_44.gif

  5. Hapuslah objek tersebut dengan cara menekan tombol Del. Selanjutnya pilih menu Insert > Image Objects > Rollover Image.
    dreamweaver_45.gif

  6. Setelah muncul kotak dialog Insert Rollover Image, berilah nama gambar pada kolom Image name kemudian tentukan gambar asli pada kolom Original Image. Untuk mempermudah pencarian file, klik tombol Browse. Tentukan pula file untuk gambar rollover pada kolom Rollover Image.
    dreamweaver_46.gif

  7. Masukkan teks alternat pada kolom Alt, lalu tentukan nama file sebagai link ketika tombol tersebut di klik.
    dreamweaver_47.gif

  8. Untuk melihat hasilnya, tekan tombol F12.